Jumat, 10 Januari 2014

TULISAN 25



Budayakan Membaca



Cara Menanamkan Budaya Membaca
Cara menanamkan budaya membaca. Membaca memang sangat menyenangkan, hanya saja kita selalu malas untuk membuka - buka buku. Padahal jika kita tahu sebenarnya jawaban dari semua pertanyaan yang membelit kita ada pada sebuah buku, tetapi kita tidak tahu karena kita malas membacanya.

Mengapa membaca ? karena dengan membacalah manusia dapat menyerap sedemkian rupa - rupa ilmu yang dapat mencerahkan dirinya. Sedangkan ilmu itu sendiri merupakan sesuatu kunci meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Membaca merupakan kebutuhan ruhani, seperti halnya mendengarkan ceramah - ceramah keagamaan. Namun kadang membaca memberikan gizi yang lebih untuk ruhani kita.

Untuk menjadi seorang penulis yang di butuhkan bukanlah terus menerus menulis, tapi yang perlu di lakukan adalah membaca. Untuk menemukan gaya membaca. Seperti  teori kendi, jika kendi yang kosong diisi secara terus menerus dengan air, maka kendi itu akan penuh dan air yang lebihnya itu akan meluber, dan luberan itulah yang kelak akan menjadi tulisan.

Sebuah survei membuktikan bahwa masyarakat di Jepang mempunyai minat baca yang jauh lebih tinggi di bandingkan dengan masyarakat di Indonesia. Hal ini di buktikan dengan jumlah buku yang terbit di Jepang lebih dari 40.000 judul buku pertahun. Sedangkam yang terbit di Indonesia sekitar 3000 judul buku pertahun. perbandingan yang sangat jauh. Apalagi jika di bandingkan dengan negara Super Power, Amerika Serikat. Di negara ini sekitar 100.000 judul buku di terbitkan pertahunnya. Sedikitnya jumlah buku yang terbit di Indonesia mengisyaratkan betapa rendahnya minat baca masyarakat kita. Tidak heran jika kedua negara di atas cepat berkembang bahkan sampai berhasil menguasai dunia.

Sudah jelas, kunci membangun peradaban sebuah bangsa adalah dengan membaca, begitupun seseorang yang ingin terus mengembangkan dirinya ke tingkat optimalisasi, kuncinya adalah membiasakan membaca. Sebab unggul tidaknya sebuah negara tergantung dari unggul tidaknya masyarakat yang ada di dalamnya.

Kita lebih senang menonton film apalagi untuk seputar dunia wanita  yang giat nonton sinetron, atau mendengarkan musik dari pada membaca buku, sebab ketika kita menonton atau mendengarkan musik, otak kita tidak dituntut untuk bekerja keras. Saat itu otak kita hanya mengikuti alur cerita atau alunan nada itu bergerak. Sedangkan apabila kita membaca, kita harus menggerakan otak dan bola mata kita. Sebab jika kedua hal ini tidak di lakukan, kita akan kesulitan untuk menyerap apa yang sedang kita baca. Paradigma yang seperti inilah yang akan menyulitkan kita untuk menghafalkan puluhan halaman buku ketika kita akan di hadapkan dengan ujian. Mata akan cepat lelah, sebab kita tidak terbiasa membaca.

Membangun tradisi membaca memang tidak mudah begitu saja. Membaca penting sekali dalam seputar dunia wanita, bukan hanya cantik dari luar saja tapi menjadi wanita juga harus cerdas apalagi di hadapkan pada fenomena kehidupan saat ini. Kita harus membiasakan membaca buku, di bawah ini beberapa cara membiasakan membaca buku :

    Membawa buku yang kecil terlebih dahulu, usakanlah buku itu kita pegang jangan di masukan ke alam tas. karena jika kita terus memegangnya setidaknya kita akan membaca judul dan sampul belakangnya. Bawa terus sempai pada akhirnya secara tidak langsung kita akan tertarik untuk membukanya. Hal ini dapat bermanfaat misalnya saat kita sedang terjebak macet, atau menunggu antrian panjang, kita tidak perlu menggerutu sebab ada yang dapat kita lakukan yaitu membaca buku. Membiasakan membawa buku kemana saja juga dapat menambah wibawa kita, setidaknya orang akan menganggap kita adalah orang yang serius, orang akan segan terhadap kita apalagi kalau judul bukunya menarik.
    Sesekali berkunjung ke toko buku, dengan berkunjung ke toko buku orang yang asalnya tidak suka membaca buku menjadi tertarik ketika membaca judul - judul yang menarik , yang mungkin sesuai dengan kebutuhanya saat ini.
    Menganggap buku ibarat makanan, dengan menganggap buku seperti makanan kita dapat melakukan hal - hal seperti : Memilih buku yang memang kita sukai, sebagaimana kita memilih makanan yang kita sukai. Mencicipi kelezatan sebuah buku, sebelum membaca sebuah halaman. Kita dapat mengenali dulu siapa pengarang buku tersebut, atau membaca dahulu sinopsisnya agar kita tetrtarik dan penasaran untuk membaca buku tersebut. Dengan ini kita akan merasa sedang bercakap - cakap dengan penulis buku tersebut, meskipun ternyata sedang sendirian. Bacalah buku seperti ngemil, jangan pernah takut untuk melihat tebalnya sebuah buku. Sedikit demi sedikit di baca akan menjadi lebih menarik dan bermanfaat.
    Ciptakan suasana yang mendukung. Diantaranya sediakan penerangan yang cukup, cari posisi duduk yang nyaman, bila perlu ruangan di beri aroma wewangian sambil menyetel lagu klasik. Hal ini dapat menciptakan suasana yang santai dan mempermudah untuk menyerap informasi dari buku yang sedang kita baca.
    Membuat perpustakaan pribadi, apabila kita membeli buku, jangan beranggapan kita harus membacanya saat itu juga, kita bisa menyimpanya terlebih dahulu menjadi perpustakaan pribadi. Siapa tahu suatu saat kita akan membutuhkanya. Atau jika kita tidak sempat untuk membacanya, setidaknya buku - buku itu akan bermanfaat untuk anak cucu kita.

Cara Menanamkan Budaya membaca, membaca memang menyenangkan dan untuk membangun tradisi membaca tidaklah mudah serta gampang - gampang susah, tapi apabila kita mengetahui manfaat dari membaca itu sendiri maka membaca akan jadi lebih menyenangkan lagi.

Berikut ini adalah daftar cara untuk menjadi pembaca yang efektif :
1.     Sediakan waktu secara rutin untuk membaca bagi anak-anak Anda setiap hari.
Hasil studi menunjukkan bahwa membaca secara teratur dengan bersuara untuk anak-anak akan menghasilkan keuntungan yang signifikan bagi pemahaman dalam pembacaan, kosa kata, dan pembacaan kata-kata. Entah anak-anak Anda belum sekolah atau menjelang remaja, hal ini akan meningkatkan minat membaca secara mandiri.

2.     Kelilingi anak-anak Anda dengan bahan bacaan.
Anak-anak yang dilengkapi dengan bahan-bahan bacaan yang banyak di rumah, biasanya akan mendapatkan nilai sekolah di atas rata-rata. Bujuklah anak-anak Anda untuk membaca menyediakan buku-buku dan majalah-majalah menarik sesuai tingkat baca mereka. Letakkanlah bahan-bahan membaca di mobil, kamar mandi, kamar tidur, dan bahkan di dekat TV.

3.     Milikilah jadwal membaca sekeluarga.
Sediakan waktu 15-30 menit setiap hari bagi semua anggota keluarga untuk membaca bersama dalam hati. Setelah melihat Anda membaca, hal ini akan menginspirasi anak-anak Anda untuk membaca. Hanya dengan membaca 15 menit setiap hari sudah cukup untuk meningkatkan kefasihan mereka dalam membaca.

4.     Kembangkan dan kreasikan aktivitas membaca.
Buatlah kegiatan membaca sebagai bagian yang menyeluruh dalam hidup anak-anak Anda. Mintalah mereka untuk membaca menu-menu makanan, tanda-tanda lalu lintas, petunjuk permainan, laporan prakiraan cuaca, daftar jadwal film di bioskop, dan informasi praktis setiap hari. Selain itu, pastikan mereka selalu memiliki sesuatu untuk dibaca pada waktu luang mereka ketika mereka sedang menunggu seseorang atau saat sedang naik mobil.

5.     Kembangkan kebiasaan berkunjung ke perpustakaan.
Bujuklah anak-anak Anda untuk membaca lebih banyak lagi dengan mengajak mereka ke perpustakaan umum beberapa minggu sekali untuk mendapatkan bahan-bahan bacaan yang baru. Pihak perpustakaan juga menawarkan program membaca bagi anak-anak dengan segala usia yang mungkin menarik bagi anak-anak Anda dan lebih dari itu, meningkatkan minat mereka dalam membaca.

6.     Ikutilah perkembangan membaca anak-anak Anda.
Pastikan Anda tahu keterampilan membaca seperti apa yang diharapkan dalam tiap-tiap tingkat pendidikan anak-anak Anda. Kurikulum sekolah akan memberi informasi ini kepada Anda. Ikutilah hasil perkembangan dari keterampilan dasar mereka dalam membaca melalui buku rapor dan tes yang distandarisasi.

7.     Cobalah untuk mencari tahu permasalahan-permasalahan dalam membaca.
Para guru tidak selalu dapat menemukan masalah-masalah yang dihadapi anak-anak dalam membaca, sampai masalah-masalah tersebut sudah terlanjur parah. Cobalah untuk mencari tahu apakah anak-anak Anda dapat mengucapkan kata-kata, mengenali kata-kata, menggunakan konteks bacaan itu untuk mengidentifikasi kata-kata yang tidak dikenal, dan memahami apa yang mereka baca dengan jelas.

8.     Carilah bantuan secepatnya untuk mengatasi masalah-masalah dalam membaca.
Masalah-masalah membaca tidak secara ajaib bisa menghilang seiring berjalannya waktu. Semakin awal anak-anak mendapatkan pertolongan, semakin banyak kemungkinan mereka akan menjadi pembaca yang baik. Pastikan anak-anak Anda mendapatkan bantuan yang diperlukan dari para guru, pendidik, atau pusat pembelajaran, segera setelah Anda menemui masalah.

9.     Manfaatkanlah berbagai alat bantu untuk menolong anak-anak Anda.
Untuk membantu anak-anak Anda meningkatkan kemampuan mereka dalam membaca, gunakanlah buku pegangan, program komputer, format buku yang diaudiokan, dan bahan-bahan lain yang tersedia di toko-toko. Berbagai permainan, khususnya, bisa menjadi pilihan yang baik karena berbagai permainan tersebut dapat membuat anak-anak menikmatinya sembari mengasah kemampuan membaca mereka.

10.                        Tunjukkanlah antusiasme Anda pada kegiatan membaca anak-anak Anda.
Reaksi Anda memunyai pengaruh yang sangat besar terhadap seberapa keras mereka berusaha untuk menjadi pembaca yang baik. Pastikan Anda memberikan pujian yang tulus kepada mereka atas usaha-usaha mereka tersebut.                                                      

Manfaat membaca adalah sebagai berikut :

    Pintar. Banyak orang yang pintar tetapi tidak sekolah, Hamka misalnya, beliau pintar dengan belajar otodidak, yaitu membaca buku. Dengan membaca kita akan menyerap informasi dan pengetahuan yang semakin banyak.
    Produktif dalam menulis dan mempunyai banyak ide. Seorang pembaca yang baik akan mampu menjadi penulis yang baik. Ia akan selalu melahirkan karya - karya yang bermutu.
    Membangun peradaban bangsa. Seperti dalam artikel Manfaat dan Cara Menanamkan Budaya membaca. Dengan membaca kita akan menjelajahi dunia. Untuk mengetahui kutub utara atau kutub selatan kita tidak perlu pergi kesana, kita tinggal membuka dan membaca buku. Dengan peradaban yang tinggi, kita akan dapat bersaing dengan negara - negara lain yang telah unggul lebih dulu.
    Mengurangi kemungkinan terserang penyakit demensia atau pikun. Dengan membaca buku kita akan terus berfikir. Apabila seseorang terus berfikir maka kemungkinan untuk terserang pikun  pun berkurang.
    Memanfaatkan waktu. Terjebak macet atau dalam antrian yang panjang adalah suatu hal yang membosankan. Agar kita tidak merasa jenuh kita dapat memanfaatkanya untuk membaca buku. Selain menghilangkan rasa kesal kita juga dapat menambah ilmu.

Membaca juga bermanfaat dalam seputar dunia wanita, untuk menambah wawasan dan juga kita dapat mengetahui rahasia kecantikan wanita dan bagaimana merawat tubuh agar tetap terlihat cantik, itu semua dapat kita peroleh dari membaca.






Referensi :






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, 09 Januari 2014

TUGAS 1 Softskill Ekonomi Koperasi #



Seandainya Saya menjadi Menteri Koperasi

 

Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Prinsip koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance (Federasi koperasi non-pemerintah internasional) adalah
Di Indonesia sendiri telah dibuat UU no. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Prinsip koperasi menurut UU no. 25 tahun 1992 adalah:
  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
  • Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • Kemandirian
  • Pendidikan perkoperasian
  • Kerjasama antar koperasi
Kedudukan anggota di dalam koperasi dapat berada dalam salah satu status atau keduanya. Dengan demikian pengelompokkan koperasi menurut status anggotanya berkaitan erat dengan pengelompokan koperasi menurut fungsinya. Kemungkinan koperasi untuk memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain cukup besar mengingat koperasi mempunyai potensi kelebihan antara lain pada skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain-lain. Kewirausahaan koperasi adalah suatu sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil risiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama. Dari definisi tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa kewirausahaan koperasi merupakan sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif
Tugas utama wirakop adalah mengambil prakarsa inovatif, artinya berusaha mencari, menemukan, dan memanfaatkan peluang yang ada demi kepentingan bersama. Kewirausahaan dalam koperasi dapat dilakukan oleh anggota, manajer birokrat yang berperan dalam pembangunan koperasi dan katalis, yaitu orang yang peduli terhadap pengembangan koperasi. Pengurus koperasi dipilih dari kalangan dan oleh anggota dalam suatu rapat anggota. Ada kalanya rapat anggota tersebut tidak berhasil memilih seluruh anggota Pengurus dari kalangan anggota sendiri. Hal demikian umpamanya terjadi jika calon-calon yang berasal dari kalangan-kalangan anggota sendiri tidak memiliki kesanggupan yang diperlukan untuk memimpin koperasi yang bersangkutan, sedangkan ternyata bahwa yang dapat memenuhi syarat-syarat ialah mereka yang bukan anggota atau belum anggota koperasi (mungkin sudah turut dilayani oleh koperasi akan tetapi resminya belum meminta menjadi anggota). Koperasi di Indonesia, menurut UU tahun 1992, didefinisikan sebagai badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Di Indonesia, prinsip koperasi telah dicantumkan dalam UU No. 12 Tahun 1967 dan UU No. 25 Tahun 1992.
Prinsip koperasi di Indonesia kurang lebih sama dengan prinsip yang diakui dunia internasional dengan adanya sedikit perbedaan, yaitu adanya penjelasan mengenai SHU (Sisa Hasil Usaha). Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa. Koperasi berbentuk Badan Hukum menurut Undang-Undang No.12 tahun 1967 adalah [Organisasi]] ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama, berdasarkan asas kekeluargaan. Kinerja koperasi khusus mengenai perhimpunan, koperasi harus bekerja berdasarkan ketentuan undang-undang umum mengenai organisasi usaha (perseorangan, persekutuan, dsb.) serta hukum dagang dan hukum pajak.

Arti Gambar dan Penjelasan Lambang Koperasi


KopindoBaru.jpg
  1. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi;
  2. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar 4 (empat) sudut pandang melambangkan arah mata angin yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
    • Sebagai gerakan koperasi di Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
    • Sebagai dasar perekonomian nasional yang bersifat kerakyatan;
    • Sebagai penjunjung tinggi prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi;
    • Selalu menuju pada keunggulan dalam persaingan global.
  3. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk Teks Koperasi Indonesia memberi kesan dinamis modern, menyiratkan kemajuan untuk terus berkembang serta mengikuti kemajuan jaman yang bercermin pada perekonomian yang bersemangat tinggi, teks Koperasi Indonesia yang berkesinambungan sejajar rapi mengandung makna adanya ikatan yang kuat, baik didalam lingkungan internal Koperasi Indonesia maupun antara Koperasi Indonesia dan para anggotanya;
  4. Lambang Koperasi Indonesia yang berwarna Pastel memberi kesan kalem sekaligus berwibawa, selain Koperasi Indonesia bergerak pada sektor perekonomian, warna pastel melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat akan suatu hal terhadap peningkatan rasa bangga dan percaya diri yang tinggi terhadap pelaku ekonomi lainnya;
  5. Lambang Koperasi Indonesia dapat digunakan pada papan nama kantor, pataka, umbul-umbul, atribut yang terdiri dari pin, tanda pengenal pegawai dan emblem untuk seluruh kegiatan ketatalaksanaan administratif oleh Gerakan Koperasi di Seluruh Indonesia;
  6. Lambang Koperasi Indonesia menggambarkan falsafah hidup berkoperasi yang memuat :
    • Tulisan : Koperasi Indonesia yang merupakan identitas lambang;
    • Gambar : 4 (empat) kuncup bunga yang saling bertaut dihubungkan bentuk sebuah lingkaran yang menghubungkan satu kuncup dengan kuncup lainnya, menggambarkan seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama secara terpadu dan berkoordinasi secara harmonis dalam membangun Koperasi Indonesia;
    • Tata Warna :
      1. Warna hijau muda dengan kode warna C:10,M:3,Y:22,K:9;
      2. Warna hijau tua dengan kode warna C:20,M:0,Y:30,K:25;
      3. Warna merah tua dengan kode warna C:5,M:56,Y:76,K:21;
      4. Perbandingan skala 1 : 20.

Penggunaan Lambang Koperasi

Sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ( Permen KUKM ) NOMOR : 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia , maka mulai tanggal 17 April 2012 telah terjadi penggantian lambang koperasi.
Pada Pasal 2 tertulis bahwa :
"Bagi Gerakan Koperasi diseluruh Indonesia agar segera menyesuaikan penggunaan lambang koperasi Indonesia, sebagaimana pada Lampiran Peraturan Menteri ini."
Pada Pasal 3 tertulis :
"Bagi koperasi yang masih memiliki kop surat dan tatalaksana administrasi lainnya dengan menggunakan lambang koperasi Indonesia yang lama, diberi kesempatan selambat-lambatnya pada tanggal 12 Juli 2012 telah menyesuaikan dengan lambang koperasi Indonesia yang baru."
Dan pada pasal 6 tertulis bahwa :
"Dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri ini maka Lambang Koperasi yang lama dinyatakan tidak berlaku."

Tugas Pokok dan Fungsi Kementerian Koperasi dan UKM


Rumusan Tugas :

Membantu Presiden dalam merumuskan kebijakan dan koordinasi kebijakan di bidang Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.
Rincian Tugas :



a.
merumuskan kebijakan pemerintah di bidang pembinaan koperasi dan usaha kecil menengah.
b.
mengkoordinasikan dan meningkatkan keterpaduan penyusunan rencana dan program, pemantauan, analisis dan evaluasi di bidang koperasi dan usaha kecil menengah.
c.
meningkatkan peran serta masyarakat di bidang koperasi dan usaha kecil menengah.
d.
mengkoordinasikan kegiatan operasional lembaga pengembangan sumberdaya ekonomi rakyat.
e.
menyampaikan laporan hasil evaluasi, saran dan pertimbangan di bidang tugas dan fungsinya kepada Presiden.

Wewenang :



a.
menetapkan kebijakan di bidang KUKM untuk mendukung pembangunan secara makro.
b.
menetapkan pedoman untuk menentukan standar pelayanan minimum yang wajib dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota di bidang KUKM.
c.
menyusun rencana nasional secara makro di bidang KUKM.
d.
membina dan mengawasi penyelenggaraan otonomi daerah yang meliputi pemberian pedoman, pelatihan, arahan dan supervisi di bidang KUKM.
e.
mengatur penerapan perjanjian atau persetujuan internasional yang disahkan atas nama negara di bidang KUKM.
f.
menerapkan standar pemberian izin oleh daerah di bidang KUKM.
g.
menerapkan kebijakan sistem informasi nasional di bidang KUKM.
h.
menerapkan persyaratan kualifikasi usaha jasa di bidang KUKM.
i.
menerapkan pedoman akuntasi koperasi dan pengusaha kecil menengah.
j.
menetapkan pedoman tata cara penyertaan modal pada koperasi.
k.
memberikan dukungan dan kemudahan dalam pengembangan sistem distribusi bagi KUKM.
l.
memberikan dukungan dan kemudahan dalam kerjasama antar KUKM serta kerjasama dengan badan lainnya.



Tentang Kementerian Koperasi dan UKM




Di Indonesia, ide-ide perkoperasian diperkenalkan pertama kali oleh Patih di Purwokerto, Jawa Tengah, R. Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 mendirikan sebuah Bank untuk Pegawai Negeri. Cita-cita semangat tersebut selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode.
Pada tahun 1908, Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Sutomo memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Pada tahun 1915 dibuat peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging, dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatieve.
Pada tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusah-pengusaha pribumi. Kemudian pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi. Hingga saat ini kepedulian pemerintah terhadap keberadaan koperasi nampak jelas dengan membentuk lembaga yang secara khusus menangani pembinaan dan pengembangan koperasi.

Dari penjelasan di atas kita dapat mengetahui tentang apa itu koperasi. Bagaimana prinsip-prinsip koperasi, keunggulan koperasi, kewirausahaan koperasi, pengurus koperasi, bagaimana koperasi di Indonesia, fungsi peran koperasi, landasan hukum koperasi dan sebagainya. Dari bacaan tersebut kita dapat menarik suatu kesimpulan bahwa koperasi sangat berfungsi dan berguna bagi masyarakat. Namun saat ini fungsi dan peranan koperasi telah ditelan zaman. Dulu banyak sekali orang yang menyimpan uangnya di koperasi. Bahkan mereka juga pinjam meminjam melalui koperasi. Tetapi sekarang orang lebih memilih menyimpan dan meminjam uang di bank. Maka dari itu koperasi di Indonesia saat ini belum maju dan berkembang. Kita sebagai warga negara yang baik seharusnya mampu dan bisa membuat koperasi Indonesia menjadi lebih baik agar kesejahteraan masyarakat juga tercapai. Karena koperasi juga sangat berperan penting dalam kesejahteraan masyarakat. Banyak sekali masyarakat yang meremehkan koperasi, padahal jika koperasi itu dikelola dengan baik dan benar koperasi akan memberikan manfaat bagi semua orang terlebih bagi anggota koperasi itu sendiri. Dengan sistem kekeluargaan dan musyawarah koperasi seharusnya dapat diterima baik dikalangan masyarakat Indonesia.

Jika saya menjadi menteri koperasi, maka hal pertama yang akan saya lakukan adalah akan memperkenalkan kepada masyarakat apa itu koperasi. Saya akan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya dan manfaat koperasi bagi kehidupan dan kesejahteraan mereka. Tidak hanya kepada pengelola saja, tetapi juga kepada anggota koperasi. Saya juga akan memajukan dan mengembangkan koperasi dari berbagai sektor. Seperti dari sektor pertanian, kehutanan, pendidikan dan lain-lain. Selain itu saya juga akan mengajak generasi muda untuk ikut serta dalam pengembangan koperasi Indonesia. Karena sekarang para generasi muda banyak yang tidak tahu dan tidak peduli tentang koperasi. Jika hal tersebut dibiarkan maka tidak bisa dipungkiri bahwa koperasi di Indonesia lambat laun akan menghilang karena tidak ada yang mau mengembangkan dan mengurusnya. Saat ini memang masih ada beberapa koperasi yang berdiri dan diurus di Indonesia, namun jumlahnya sangat minim. Maka dari itu sebagai generasi muda yang baik dan mengerti akan pentingnya koperasi harus bisa ikut peran dalam pengembangan koperasi. Selain itu, saya juga akan menerapkan pendidikan tentang koperasi di lembaga pendidikan, yaitu melalui pelajaran koperasi. Mata pelajaran koperasi harus diterapkan dan diajarkan di sekolah-sekolah. Hal itu adalah salah satu bentuk pendidikan, pengajaran dan sosialisasi tentang koperasi untuk generasi bangsa. Agar mereka sadar akan pentingnya dan betapa besarnya manfaat koperasi bagi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Itu semua adalah hal-hal yang akan saya lakukan jika saya menjadi menteri koperasi di Indonesia. Saya yakin hal-hal tersebut bisa berjalan dengan lancar jika dilakukan dengan baik dan benar. Semoga koperasi di Indonesia menjadi lebih baik lagi. Semoga bisa maju, berkembang dan tidak dilunturkan oleh perkembangan zaman.

Referensi :

http://abuudnmr.blogspot.com/2012/01/tugas-pokok-dan-fungsi-kementerian.html