Rabu, 04 Desember 2013

TULISAN 6



PENGARUH TAYANGAN TELEVISI TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK



Dampak Televisi Terhadap Anak
Televisi merupakan media massa elektronik yang sangat digemari hampir disegala jenjang usia, baik oleh anak-anak remaja maupun orang dewasa sekalipun. Menonton acara televisi sebenarnya sangat baik bagi anak-anak, remaja dan orang dewasa, dengan catatan apabila menonton televisi tersebut tidak berlebihan, acara yang ditonton sesuai dengan usia, dan bagi anak-anak adanya kontrol/pengawasan dari orang tua. Namun kenyataan yang terjadi, banyak dari anak-anak menonton acara yang seharusnya belum pantas untuk ia saksikan serta kebiasaan menonton televisi telah menjadi kebiasaan yang berlebihan tampa diikuti dengan sikap yang kreatif, bahkan bisa menyebabkan anak bersikap pasif.  Bagi anak-anak, kebiasaan menonton televisi bisa mengakibatkan menurunnya minat baca anak-anak terhadap buku, serta masih banyak lagi dampak negatif lainnya jika dibandingkan dampak positifnya yang hanya sedikit sekali. Anak-anak cenderung lebih senang berlama-lama didepan televisi dibandingan harus belajar, atau membaca buku.
Jika kita melihat acara-acara yang disajika oleh stasiun televisi, banyak acara yang disajikan tidak mendidik malahan bisa dakatakan berbahaya bagi anak-anak untuk di tonton. Kebanyakan dari acara televisi memutar acara yang berbau kekerasan, adegan pacaran yang mestinya belum pantas untuk mereka tonton, tidak hormat terhadap orang tua, gaya hidup yang hura-hura (mementingkan duniawi saja) dan masih banyak lagi deretan dampak negatif yang akan menggrogoti anak-anak yang masih belum mengerti dan mengetahui apa-apa. Mereka hanya tahu bahwa acara televisi itu bagus, mereka merasa senang dan terhibur serta merasa penasaran untuk terus mengikuti acara demi acara selanjutnya. Sudah sepatutnya orang tua menyadari hal ini, mengingat betapa besarnya akibat dari menonton televisi yang berlebihan.
Dibawah ini dicantumkan data mengenai fakta tentang pertelevisian Indonesia :
Tahun 2002 jam tonton televisi anak-anak 30-35 jam/hari atau 1.560 – 1.820 jam/tahun, sedangkan jam belajar SD umumnya kurang dari 1.000jam/tahun.85% acara televisi tidak aman                                                                                                                                                                     untuk anak, karena banyak mengandung adegan kekerasa, seks dan mistis yang berlebihan dan terbuka.saat ini ada 800 judul acara anak, dengan 300 kali tayang selama 170jam/minggu padahal satu minggu hanya ada 24 jam X 7 hari = 168 jam.40 % waktu tayang diisi iklan yang jumblahnya 1.200 iklan/minggu, jauh diatas rata-rata dunia 561 iklan/minggu.
Berdasarkan perjabaran diatas, bisa dibayangkan apabila anak-anak yang merupak aset-aset bangsa yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini serta yang akan memajukan bangsa ini, sejak kecil telah terbiasa dengan hal yang tidak bermanfaat, maka negara ini yang sudah tertinggal dan terpuruk ini akan semakin terpuruk dan tertinggal dan akhirnya akan menjadi negara yang akan di lecehkan oleh negara lain. Inilah fakta yang bukan hanya untuk kita perhatikan tetapi perlu dilakukan tindakan nyata untuk mengantisipasinya. Yang pastinya diperlukan satu-kesatuan tekat dalam setiap diri orang tua dan anggota masyarakat untuk bisa mengatisipasi dampak yang akan terjadi serta bisa menjadi kontrol bagi pihak penyiar televisi terhadap acara-acara yang ditayangkan oleh setiap stasiun televisi.
Jika kita kaji lebih jauh, dampak negatif dari menonton televisi berlebihan yaitu:
Anak 0–4 tahun, menggangu pertumbuhan otak, menghambat pertumbuhan berbicara, kemampuan herbal membaca maupun maupun memahaminya, menghambat anak dalam mengekspresikan pikiran melalui tulisan.
1.     Anak 5-10 tahun, meningkatkan agresivitas dan tindak kekerasan, tidak mampu membedakan antara realitas dan khayalan.
2.     Berprilaku konsumtif karena rayuan iklan.
3.     Mengurangi kreatifitas, kurang bermain dan bersosialisasi, menjadi manusia individualis dan sendiri.
4.     Televisi menjadi pelarian dari setiap keborosan yang dialami, seolah tidak ada pilihan lain.                                                                                                                                    
5.     Meningkatkan kemungkinan obesitas (kegemukan) karena kurang berkreativitas dan berolahraga .
6.     Merenggangkan hubungan antar anggota keluarga, waktu berkumpul dan bercengkrama dengan anggota keluarga tergantikan dengan nonton TV, yang cenderung berdiam diri karena asik dengan jalan pikiran masing-masing.
7.     Matang secara seksual, adegan seks yang sering dilihat menjadikan anak lebih cepat matang secara seksual, ditambah rasa ingin tahu pada anak dan keinginan untuk mencoba adegan di TV akan menjerumuskan anak.
Mungkin kita beranggapan dampak televisi tidaklah begitu teralu besar bagi anak-anak, malahan orang tua hanya melarang anak-anaknya untuk tidak menonton film yang berbau pornoaksi, dan membiarkan mereka menonton film yang biasa-biasa saja atau memang film anak-anak, namun sebenarnya film anak-anak yang di tonton oleh anak-anak pun tidak menutup kemungkinan bisa berdampak negatif bagi anak itu sendiri. Sekarang seteleh mengetahui begitu besar dampak televisi bagi anak sudah sepatutunya setiap orang tua membatasi waktu menonton dan mengawasi serta menseleksi acara-acara apa saja yang pantas dan tidak pantas untuk di tonton oleh anak-anak.
Peranan Orang Tua Dalam Mengatasi Dampak Negatif Acara Televisi
Setiap orang tua memiliki tanggung jawab untuk selalu mengawasi anaknya dan memperhatikan perkembangannya, oeh sebab itu hal-hal yang sekecil apapun harus bisa diantisipasi oleh setiap orang tua mengenai dampak positif atau negatif yang akan ditimbulkan oleh hal yang bersangkutan. Begitu juga mengenai hal televisi ini, yang sudah nyata dampak negatifnya, sudah sepatutnya setiap orang tua mempersiapkan senjata untuk mengantisipasinya. Dari begitu banyak dampak yangdiakibatkan oleh tontonan televisi, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan oleh setiap orang tua, yaitu: Pilih acara yang sesuai dengan usia anak , jangan biarkan anak-anak menonton                                                                                                                                                       acara yang tidak sesuai dengan usianya, walaupun ada acara yang memang untuk anak –anak  ,perhatikan dan analisa apakah sesuai dengan anak-anak (tidak ada unsur kekerasan, atau hal lainnya yang tidak sesuai dengan usia mereka) , dampingi anak memonton TV .Tujuannya adalah agar acara televisi yang mereka tonton selalu terkontrol dan orangtua bisa memperhatikan apakah acara tersebut masih layak atau tidak untuk di tonton . Letakan TV di ruang tengah, hindari menyediakan TV dikamar anak. Dengan meyimpan TV diruang tengah, akan mempermudah orang tua dalam mengontrol tontonan anak-anaknya, serta bisa mengantisipasi hal yang tidak orang tua inginkan, karena kecendrungan rasa ingin tahu anak-anak sangat tinggi. Tanyakan acara favorit mereka dan buntu memahami pantas tidaknya acara tersebut untuk mereka diskusikan setelah menonton, ajak mereka menilai karakter dalam acara tersebut secara bijaksana dan positif . Ajak anak keluar rumah untuk menikmati alam dan lingkungan, bersosialisasi secara positif dengan orang lain. Acara yang bisa dilakukan misalnya hiking, tamasya, siraturahim tempat sanak keluarg dan hal lainnya yang bisa membangun jiwa sosialnya.
Perbanyak membaca buku, letakkan buku ditempat yang mudah dijangkau anak, ajak anak ke toko dan perpustakaan . Perbanyak mendengarkan radio, memutar kaset atau mendengarkan musik sebagai mengganti menonton TV . Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena dengan mendenganrkan radio, anak akan terlatih kemampuan mendengarnya, jika kita bandingkan denga menonton televisi hanya merangsang anak untuk mengikuti alur cerita tampa menganalisis lebih lanjut dari apa yang dialihat dan dengar. Begitu juga dengan mendengarkan musik lebih baik dilakukan bila dibandingkan dengan menonton televisi karena bisa melatih perkembangan imajinasi anak.


  

TULISAN 5



HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN PRIBADI DAN
KESEHATAN LINGKUNGAN



A.   Pengertian
Hubungan antara kesehatan pribadi dan kesehatan lingkungan adalah hubungan yang sangat saling menguntungkan, karena sama-sama saling membutuhkan.

B.    Manfaat bagi Kesehatan Pribadi
Dengan diberikan pengetahuan mengenai kesehatan di kalangan masyarakat, maka masyarakat dapat mengetahui kondisi  kesehatan mereka masing-masing dan dapat menerapkan hidup sehat. Sehingga, kecil kemungkinannya mereka terserang suatu penyakit berbahaya jika diseimbangkan dengan gaya hidup sehat seperti itu. Di samping itu juga dapat menjadikan lingkungan yang sehat, bersih dan terhindar dari virus-virus dan penyakit-penyakit berbahaya.
Berikut ini diuraikan manfaat pribadi yang sehat bagi kesehatan lingkungan dan manfaat lingkungan yang sehat bagi kesehatan pribadi. 
Manfaat pribadi yang sehat bagi kesehatan lingkungan adalah :
1.     Pribadi yang sehat akan berfikir positif untuk memperbaiki lingkungan, pribadi yang sehat mampu untuk bisa mencipatakan suatu perubahan yang baik terhadap lingkungannya ,sehingga suatu lingkungan dapat terjaga kelestariannya dan dapat terawat dengan baik .
2.     Pribadi yang sehat akan berfikir kreatif agar lingkungan bersih dan sehat , pribadi yang sehat mampu menuangkan ide kreatifnya untul lingkungan yang bersih dan sehat sehingga lingkungan yang seperti itu akan membuat kenyamanan didalam lingkungan pribadi tersebut .

Manfaat lingkungan yang sehat bagi kesehatan pribadi adalah :
1.     Pemberian tempat yang bersih dan sehat ,contohnya adalah tempat tinggal ,tempat tinggal merupakan pengaruh  yang sangat penting dalam membangun pribadi seseorang . Kepribadian seseorang yang baik dapat terbentuk dengan didukung oleh lingkungan yang sehat .Sehingga terdapat suatu hubungan antara tempat yang bersih dan sehat dengan kesehatan jasmani .
2.     Pemberian zat-zat yang diperlukan tubuh , zat –zat yang diperlukan oleh tubuh itu ada 5 macam yaitu karbohidrat , protein , mineral , vitamin dan lemak . Dan kelimanya itu harus seimbang dalam pemenuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh . Contohnya yaitu makan makanan 4 sehat 5 sempurna .
Penyediaan bahan-bahan yang diperlukan manusia , maksud dari penyediaan bahan – bahan tersebut yaitu seperti sandang dan papan . Sandang maksudnya dalam bentuk kain /pakaian yang layak .Pakaian juga mempengaruhi kesehatan seseorang , karena dengan pakaian yang bersih dan rapi ,seseorang tersebut mampu untuk menjaga kesehatan jasmaninya . Lalu untuk papan , maksudnya yaitu tempat tinggal yang bisa ditempati oleh manusia dengan layak seperti rumah .
Manfaat lingkungan yang sehat bagi kesehatan pribadi adalah :
1.     Pemberian tempat yang bersih dan sehat
2.     Pemberian zat-zat yang diperlukan tubuh
3.     Penyediaan bahan-bahan yang diperlukan manusia

C.   Manfaat bagi Kesehatan Lingkungan
Manfaat bagi kesehatan lingkungan karena pribadi yang sehat adalah :
1.     Pribadi yang sehat akan berfikir positif untuk memperbaiki lingkungan
2.     Pribadi yang sehat akan berfikir kreatif agar lingkungan bersih dan sehat















TULISAN 4



KESEHATAN LINGKUNGAN



A.   Pengertian
Kesehatan lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi kelancaran kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi itu tinggal.
Lingkungan yang sehat dapat dikatakan sehat bila sudah memenuhi syarat-syarat lingkungan yang sehat.

B.    Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat
1.     Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan suhu 100 0C, sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2.     Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan, contohnya oksigen dan di dalamnya tidka tercear oleh zat-zat yang merusak tubuh, contohnya zat CO2 (zat carbondioksida).
3.     Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tamah yamh baik untuk penanaman suatu tumbuhan, dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.

C.   Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan
1.     Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
2.     Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
3.     Mengolah tanah sebagaimana mestinya
4.     Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong

D.   Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan
1.     Mengurangi Pemanasan Global
Dengan menanam tumbuhan sebanyak-banyaknya pada lahan kosong, maka kita juga ikut serta mengurangi pemanasan global, karbon, zat O2 (okseigen) yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan dan zat tidak langsung zat CO2 (carbon) yang menyebabkan atmosfer bumi berlubang ini terhisap oleh tumbuhan dan secara langsung zat O2 yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati oleh manusia tersebut untuk bernafas.
2.     Menjaga Kebersihan Lingkungan
Dengan lingkungan yang sehat maka kita harus menjaga kebersihannya, karena lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih dari segala penyakit dan sampah.
Sampah adalah mush kebersihan yang paling utama. Sampah dapat dibersihkan dengan cara-cara sebagai berikut ;
a.      Membersihkan Sampah Organik
Sampah organik adalah sampah yang dapat dimakan oleh zat-zat organik di dalam tanah, maka sampah organik dapat dibersihkan dengan mengubur dalam-dalam sampah organik tersebut, contoh sampah  organik :
1)     Daun-daun tumbuhan
2)     Ranting-ranting tumbuhan
3)     Akar-akar tumbuhan
b.     Membersihkan Sampah Non Organik
Sampah non organik adalah sampah yang tidak dapat hancur (dimakan oleh zat organik) dengan sendirinya, maka sampah non organik dapat dibersihkan dengan membakar sampah tersebut dan lalu menguburnya.










TULISAN 3



KESEHATAN PRIBADI


A.   Pengertian
Kesehatan pribadi adalah badan diri seseorang yang bersih dari segala penyakit yang  berasal dari dalam tubuh manusia maupun luar tubuh manusia tersebut.
Pribadi seseorang bisa dikatakan sehat bila luar dan dalam tubuh pribadi seseorang itu sudah bersih dari segala penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan pribadi tersebut.

B.   Cara Pemeliharaan Kesehatan
Cara pemeliharaan kesehatan pribadi dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu memlihara kesehatan jasmani dan kesehatan rohani.

1.     Memelihara Kesehatan Jasmani
Jasmani yang sehat dapat diupayakan dengan berbagai usaha. Pemeliharaan kesehatan pribadi khususnya dengan cara memelihara kesehatan jamani dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.
a.      Makan, minum 4 sehat 5 sempurna
Makan, minum 4 dapat diperoleh dari:
1.     Makanan pokok antara lain : nasi, jagung, roti, gandum dan lain-lain
2.     Lauk pauk antara lain daging yang berprotein tinggi, tahu, tempe, dan sebagainya
3.     Sayuran, dan
4.     Buah-buahan
Ditambah 5 sempurna
5.     Susu
Namun pada kaitannya makan, minum 4 sehat 5 sempurna seringkali penambahan 5 sempurna yaitu susu, sering tidak terpenuhi karena pemahaman bahwa susu adalah kebutuhan yang mewah. Namun sekarang sudah ada solusi cerdas dengan menggantinya dengan susu kedelai yang tidak kalah nilai gizinya dengan susu-susu pada umumnya.


b.     Berolah raga
Olah raga yang cukup akan memperlancar aliran dalam tubuh, karena berolah raga bisa dilakukan dimana saja dan kapanpun dengan cara sering bergerak saja kita sudah bisa dikatakan berolah raga karena prinsip dasar olah raga adalah mengolah tubuh dengan kata lain bergerak.
Namun pada umumnya berolah raga dilakukan dengan permainan-permainan seperti :
1. Sepak bola           4. Renang
2. Bola basket          5. Boling
3. Bola voli               6. Lomba lari, dsb
diantara dua syarat-syarat kesehatan pribadi di atas, sangat diperlukan Belencing (keseimbangan) diantara dua syarat tersebut. Karena bila tubuh sudah memenuhi syarat pertama yaitu makan, minum 4 sehat 5 sempurna tetapi tidak menjalankan syarat yang kedua, maka akan ada gangguan dalam pribadi tersebut dan begitu pula sebaliknya.

C.   Cara Pemeliharaan Kesehatan Rohani
Kesehatan rohani dapat diperoleh dengan selalu berfikir positif disetiap waktu dan juga bisa menjaga perasaan dan tak terombang-ambing oleh perasaan tersebut. Maka dalma mencari pikiran yang posiyif tersebut kita dihadapkan dengan suatu yang dapat membimbing kita ke arah positif yaitu agama. Agama yang kita peluk akan memberi pencerahan dan siraman-siraman rohani yang membuat kita selalu berfikir positif.